Kilas Berita

DIKLAT

REI-BTN Gelar Workshop Digital Marketing

Administrator | Rabu, 03 Februari 2021 - 11:05:29 WIB | dibaca: 185 pembaca

Pandemi Covid-19 mengharuskan pelaku industri properti mengubah strategi pemasaran produk dari pola konvensional ke segmen digital. Hal ini diyakini ampuh dalam mengantisipasi berkurangnya peluang interaksi secara tatap muka antara tenaga pemasaran  properti dengan calon konsumen seiring masih tingginya tingkat penyebaran corona virus.

“Saat ini memang terjadi perubahan yang sangat drastis dalam situasi dan kondisi bisnis. Semua pelaku bisnis dipaksa untuk bertransformasi menggunakan platform digital. Kita pun harus mengikuti perubahan itu,” kata Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida, saat pembukaan “Zoom Course REI-BTN: Digital Marketing Tingkatkan Penjualan Properti” yang diadakan secara virtual, Selasa (27/10).

Kegiatan selama dua hari yang diikuti sebanyak 200 tenaga pemasaran dan developer Anggota REI se-Indonesia ini digagas oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan REI dan didukung sepenuhnya oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Direktur Consumer dan Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., Hirwandi Gafar mengatakan, kendati terimbas pandemi Covid-19 sejak Maret lalu, namun industri properti masih memperlihatkan pertumbuhan positif. Hal ini mencerminkan bahwa sektor properti merupakan lokomotif perekonomian nasional yang menggerakkan sedikitnya 175 industri ikutan. “Tantangan yang harus dihadapi pada masa pandemi adalah bagaimana sektor properti dapat tumbuh ditengah situasi keterbatasan yang ada,” kata Hirwandi.

Dia menyebutkan, penetrasi pengguna internet di Indonesia mencapai 60%. Ini merupakan peluang pasar yang sangat besar untuk menyasar target market properti bagi pengguna internet melalui strategi pemasaran menggunakan kanal digital. Hal ini diharapkan dapat menjadi terobosan dalam mengatasi problem penjualan properti.

Dia pun berharap sinergi antara pengembang anggota REI bersama Bank BTN dapat terus ditingkatkan.

Ketua Badan Diklat REI, MR Priyanto mengatakan, kegiatan pelatihan selama dua hari ini diisi sejumlah bahasan. Pada hari pertama, yakni strategi digital marketing dari Bank BTN, dan dilanjutkan dengan topik optimalisasi layanan Google dalam dunia digital marketing serta pemanfaatan aplikasi search engine optimization (SEO) yang dibawakan Fikri Kurniawan dari Tim Gapura Digital, a Grow with Google Indonesia Program.

Pada hari kedua pelaksanaan pelatihan yakni Panduan Simulasi Pemuatan Data Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (Sikasep), Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) dan Sistem Pemantauan Konstruksi (Sipetruk) yang disampaikan Direktur Operasi Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Martanto Boedi Joewono. Agenda hari kedua juga diisi success story penerapan digital marketing pada proyek-proyek yang dibangun oleh Ciputra Group. (Oki Baren)
 
Sumber: