Berita

Pertama Digelar Hybrid, Rakernas REI 2020 Bahas Isu-Isu Aktual

Administrator | Selasa, 08 Desember 2020 - 13:29:42 WIB | dibaca: 398 pembaca

JAKARTA - Rapat Kerja Nasional Realestat Indonesia (Rakernas REI) berlangsung selama dua hari dari 2-3 Desember 2020 di Hotel Veranda, Jakarta. Rakernas REI tahun ini mengangkat tema “Strategi Bisnis Properti dalam Menghadapi Dampak Pandemi Covid-19 dan Implementasi UU Cipta Kerja”.

Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida mengatakan tema tersebut sangat relevan dengan situasi terkini yang sedang dihadapi masyarakat yakni pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19). Diakuinya, pandemi telah menganggu seluruh aktivitas perekonomian nasional dan dunia, termasuk sektor properti.

Usaha Presiden RI Joko Widodo, pemerintah dan legislatif untuk menerbitkan UUCK dinilai sudah sangat tepat. Namun, tegas Totok, penerapan beleid itu tidak akan efektif apabila tidak didukung dengan aturan turunan yang sejalan dengan misi awal UUCK.

“Sebagai representasi elemen masyarakat dari kalangan dunia usaha, REI sudah berperan aktif dalam mengawal penyusunan aturan turunan UU Cipta Kerja sehingga regulasi yang dibuat benar-benar lebih mempermudah investasi terutama di industry properti, dan bukan justru sebaliknya aturan pasca UUCK menjadi semakin rumit,” ujar Totok pada sambutannya di Rakernas REI 2020 yang dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI KH Dr Ma’ruf Amin, Kamis (3/12).

Dia menambahkan, Rakernas REI kali ini akan menjadi momentum yang sangat baik untuk membahas beragam ide atau gagasan yang sekiranya dapat dimajukan sebagai masukan kepada pemerintah terkait penyusunan aturan turunan UUCK.

Atas nama DPP REI, Totok pun menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat mengundang seluruh anggota REI dan stakeholder lainnya secara langsung di acara Rakernas REI 2020 karena kondisi pandemi masih belum mereda.

Kegiatan Rakernas REI tahun ini digelar secara hybrid, yakni kombinasi antara perhelatan virtual atau dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Rangkaian Kegiatan

Ketua Panitia Penyelenggara Rakernas REI 2020, Ikang Fawzi menyebutkan kendati dihelat tanpa dihadiri audiens dalam jumlah besar, namun penyelenggaraan kegiatan rutin tahunan organisasi perusahaan properti tertua dan terbesar ini tetap disiapkan dan berjalan secara optimal.

“Yang hadir sangat dibatasi yakni hanya unsur panitia penyelenggara, pengurus DPP REI, serta para Ketua DPD REI se-Indonesia. Sedangkan untuk yang tidak hadir di lokasi acara dapat mengakses dan mengikuti kegiatan secara live via Zoom serta live streaming di kanal YouTube,” jelas Ikang.

Diungkapkan, pelaksanaan rakernas untuk pertama kali secara hybrid ini juga menjadi pengalaman yang berkesan bagi pengurus DPP REI sebagai bagian dari adaptasi baru khususnya di bidang teknologi pertemuan tanpa mengurangi tujuan yang ingin dicapai melalui rakernas.

Selain seremoni pembukaan oleh Wapres KH. Ma’ruf Amin, Rakernas REI 2020 juga diisi beragam kegiatan antara lain penganugerahan penghargaan kepada Tim UUCK DPP REI, webinar “Sosialisasi UUCK”, webinar “Kebijakan dan Target Realisasi Pembangunan Rumah Subsidi Tahun 2021” serta paparan “Outlook Properti dan Survei Pengembang 2021”.

Selain itu digelar seminar yang menghadirkan tiga menteri, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, serta Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil. Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury serta Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida, yang dipandu Ketua Badan Pertimbangan Organisasi DPP REI.

Adapun tiga sesi persidangan paripurna sebagai inti kegiatan Rakernas REI Tahun 2020 akan diselenggarakan secara internal dan simultan. (MRI)

Sumber: