INFO DPD REI

Melalui Musda XI, REI DIY Berkomitmen untuk Membantu Memulihkan Perekonomian Daerah

Administrator | Selasa, 02 Februari 2021 - 14:25:50 WIB | dibaca: 203 pembaca

Foto: Istimewa

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) DIY telah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI, yang diselenggarakan Sabtu (16/1/2021) kemarin di The Alana Malioboro Hotel Yogyakarta. Melalui Musda yang bertema 'Peran Real Estate dalam Era New Normal dan Kontribusinya terhadap Pemulihan Ekonomi Daerah' para pelaku usaha properti di DIY diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi daerah di masa pandemi Covid-19.

Ketua REI DIY, Rama Adyaksa Pradipta, mengatakan bahwa musda kali ini menunjukan keistimewaan DIY.

Ia menyatakan dengan luas wilayah yang relatif kecil dibanding daerah lain, namun REI DIY dianugerahi melimpahnya SDM secara kualitatif dan kuantitatif.

Sehingga REI DIY tidak pernah kekurangan SDM dalam menjalankan roda organisasi dan memberikan kontribusi seluas-luasnya kepada masyarakat.

"Sumbangsih kami bisa dalam bentuk strategi maupun implementasi khususnya melalui sektor industri real estate, yang kita tahu mendapat multiplier tinggi terhadap 174 industri terkait," ujarnya.

Rama mengajak setiap anggota dapat bersinergi dengan seluruh stakholder dalam memulihkan kondisi ekonomi khususnya di DIY.

Ia menyatakan bahwa Musda ini merupakan agenda rutin DPD REI DIY yang dilaksanakan untuk penyegaran atau regenerasi dan kaderisasi yang berkelanjutan sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi.

Sementara itu, sambutan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyatakan bahwa musda menjadi agenda penting dalam rangka restrukturisasi dan upaya meningkatkan komunikasi antar anggota.

Sekaligus sebagai forum evaluasi dan pertanggungjawaban pengurus.

Dengan tema tahun ini, REI DIY diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan wilayah.

"Bagaimanapun industri properti memiliki efek multiplier dan memiliki kontribusi terhadap pendapatan daerah. Dengan semangat demokrasi dan kekeluargaan, semoga Musda dapat menghasilkan kepengurusan yang terbaik dan dapat meneruskan serta lebih memajukan program-program yang telah terlaksana sebelumnya," paparnya.

Adapun Musda ke-11 terasa berbeda karena digelar dalam kondisi pandemi Covid-19. Tata cara pelaksanaannya pun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Musda dilaksanakan secara hybrid, yakni secara luring dan daring. Bagi anggota yang datang, diwajibkan untuk melakukan rapid test antigen terlebih dahulu.

Dan secara virtual, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, Paulus Totok Lusida, mengatakan peraturan pelaksanaan Undang-undang Cipta Kerja akan ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 7 Februari 2021.

"Sehingga apa yang akan jadi cita-cita pemerintah bersama seluruh rakyat Indonesia untuk mempermudah investasi khususnya di bidang properti, akan memperlancar semua usaha kita ke depan. Dapat meningkatkan ekonomi khususnya di bidang properti, sehingga ekonomi lebih cepat dari target," tandasnya.

Sumber: