E-MAGAZINE

Majalah REI - JUNI 2021

Administrator | Kamis, 01 Juli 2021 - 15:35:38 WIB | dibaca: 176 pembaca

Bangkit di Tengah Paceklik

 
Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua


Badai tsunami akibat pandemi Covid-19 di tahun 2021 belum usai. Mayoritas pelaku ekonomi terkena imbasnya. Namun, kita patut meyakini bahwa tidak ada badai yang tak usai dan indahnya pelangi hanya akan tampak di langit seusai hujan badai.   

Setelah masa-masa suram pasca pandemi tahun 2020 lalu, kini properti residensial terutama yang membidik pangsa kelas menengah di kisaran harga Rp 1 miliar mulai menggeliat. Sejumlah lembaga riset bersepakat bahwa bisnis realestat untuk segmen menengah bakal cerah. 

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang salah satunya membidik sektor industri properti, dinilai sebagai pemantik utama dari geliat pasar di segmen ini. Ya, relaksasi berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) serta kebijakan Loan To Value (LTV) atau uang muka nol persen terbukti manjur mendongkrak pasar perumahan.   

Stimulus fiskal dan moneter yang digelontorkan pemerintah sejak setahun terakhir, tak pelak mampu menggerakkan bisnis properti. Selayaknya sebuah lokomotif, ada 174 industri ikutan serta 300 jenis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bakal ikut ditarik industri properti. Tidak hanya itu, pertumbuhan industri properti ini tentunya akan membuka lapangan kerja yang relatif besar. 

Pandemi ini memaksa pelaku bisnis properti untuk bertindak lebih efisien dengan memangkas biaya produksi agar margin tetap terjaga. Tak cukup hanya itu, developer juga harus lebih kreatif memasarkan propertinya dengan memanfaatkan beragam sarana yang ada. Meminjam istilah milik Bapak Teori Evolusi, Charles Darwin; ‚ÄúSurvival of the Fittest‚ÄĚ, hanya pengembang yang bisa beradaptasi yang mampu bertahan ditengah pusaran badai pandemi ini.

Ditengah sulitnya mencari calon konsumen hunian bersubsidi dan makin ketatnya persyaratan teknis yang harus dipenuhi pengembang rumah rakyat. Agaknya harus ada formulasi pembiayaan baru sebagai alternatif pengganti untuk pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) yang ada saat ini. Khususnya bagi pembiayaan KPR yang dapat menjadi alternatif bagi calon debitur yang tak memenuhi persyaratan KPR bersubsidi. 

Proyek Kereta Api (KA) Makassar - Parepare yang tengah dalam proses konstruksi dan pembebasan lahan telah memicu lonjakan harga tanah yang cukup fantastis. Betapa tidak, kenaikannya mencapai 300 persen! Yang dibidik apalagi kalau bukannya potensi keuntungan didepan mata.

Dari proyek Tol Semarang - Demak, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa proyek tol itu tidak hanya akan mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Kota Semarang. Proyek ini juga bermanfaat sebagai pencegah banjir dan rob. Hal ini karena Jalan Tol Semarang - Demak dibangun di atas konstruksi tanggul laut sehingga menjadi pemecah banjir dan rob. 

Jones Lang Lasalle (JLL) dalam Laporan ‚ÄúBenchmarking Cities and Real Estate‚ÄĚ merinci bahwa kegiatan perkantoran di area kawasan pusat bisnis (central business district/CBD) akan kembali pulih. Di era kenormalan baru (new normal), pekerja kantoran akan segera kembali beraktivitas. Hanya saja, aktivitas perkantoran yang baru ini tidak akan sama seperti kondisi sebelum pandemi Covid-19. Pekerja kantoran mendesak agar pemberi kerja dapat melakukan renovasi atau mengubah denah ruang kantor yang mengutamakan aspek keselamatan dan peningkatan kesejahteraan bagi penggunanya.

Komisi Bidang Pertanahan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendesak agar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) secepatnya menuntaskan penerbitan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagaimana amanat UndangUndang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Pasalnya, dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, saat ini baru 14 provinsi yang sudah memiliki RTRW dan dari 514 kabupaten/kota baru 40 kabupaten/kota yang sudah menuntaskannya. Legislator berharap agar sebelum tahun 2024 setidaknya separuh dari kabupaten/kota sudah menyelesaikan RTRW tersebut.

Selamat membaca sajian berita-berita terbaik di edisi Juni 2021. Semoga suguhan ragam  berita ini mampu sedikit mengobati dahaga pembaca budiman akan  informasi seputar industri properti dan realestat. Salam sehat selalu. Terimakasih. 


Drs. Ikang Fawzi, MBA
Pemimpin Redaksi