Kilas Berita

ISPI Luncurkan Cluster Liverpool di Mutiara Gading City

Administrator | Selasa, 24 Oktober 2017 - 10:44:42 WIB | dibaca: 1433 pembaca

Kelompok usaha properti ISPI Group memilih fokus menyasar segmen kelas menengah dengan memasarkan rumah dengan harga Rp 275 jutaan di kawasan dekat Kota Jakarta.

Di awal kuartal II 2017, pengembang ini meluncurkan Cluster Liverpool di Mutiara Gading City. Cluster ini merupakan kelanjutan dari cluster-cluster sebelumnya yang terbukti sukses di pasaran.

“Kami selalu melihat potensi pasar yang tumbuh itu ada di mana? Pasar hunian di bawah Rp 300 jutaan memang paling favorit, sehingga peluang ini yang dioptimalkan,” kata Direktur ISPI Group, Sindu Dwiarto Sindu, barubaru ini. Tingginya minat masyarakat terhadap hunian menengah terjangkau terbukti, saat peluncuran cluster tersebut, dimana permintaan melalui sistem NUP (Nomor Urut Pemesanan) sudah melebihi jumlah unit di tahap pertama sebanyak 150 rumah. Sehingga ISPI berencana menawarkan 100 unit rumah lagi di tahap kedua.

Marketing Manager Mutiara Gading City, Hartono Sutioso mengungkapkan banyak konsumen yang mengambil NUP unit di Cluster Liverpool adalah pasangan muda atau generasi milenial.

“Ini membuktikan kalau harga produk yang kami tawarkan terjangkau bagi kalangan muda yang baru berumah tangga atau yang ingin membeli rumah pertama,” kata dia.

Dari segi lokasi, Mutiara Gading City juga sangat strategis, berada di Bekasi namun hanya berjarak 15 kilometer dari Kelapa Gading, Jakarta Utara. Aksesnya menjadi lebih mudah karena nanti dilintasi akses tol JORR 2 yang menghubungkan Cibitung-Marunda dan Kelapa Gading.

Berbagai fasilitas penunjang juga sudah tersedia lengkap yaitu sekolah, restoran, mini market, danau rekreasi serta taman buah-buahan.

Terkait dengan pembangunan tol JORR 2 Cibitung-Marunda yang ditargetkan beroperasi pada 2019, ISPI Group berencana mengembangkan kawasan pusat bisnis (central business district/CBD) di Mutiara Gading City yang lokasinya berada dekat dengan salah satu exit toll. Lahan seluas 15 hektare sudah disiapkan, yang nantinya akan dibangun gedung perkantoran, apartemen, SOHO, dan hotel bintang empat.

Namun kapan proyek komersial ini akan dibangun belum dapat dipastikan, karena sangat tergantung pada kapan jalan tol tersebut rampung dan beroperasi. TPW