SEPUTAR DAERAH

Suhartono Unggul Telak

Industri Properti di Jateng Penggerak Ekonomi Daerah

Administrator | Selasa, 22 Desember 2020 - 15:57:16 WIB | dibaca: 224 pembaca

Pelaku usaha pembangunan perumahan yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jawa Tengah diharapkan terus berkontribusi menggerakkan roda perekonomian di daerah. Hal ini seiring prediksi pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah sebesar 5,4 – 5,8% sepanjang tahun 2020.

“REI selama ini sudah berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian daerah melalui pembangunan perumahan. Dengan jumlah anggota mencapai 270 perusahaan yang tersebar di seluruh Jawa Tengah, kami optimistis kontribusi REI dalam mengerakkan ekonomi daerah sangat signifikan,” ujar Ketua DPD REI Jateng periode 2017– 2020, MR Priyanto, dalam pembukaan Musyawarah Daerah XIII REI Jawa Tengah, di Semarang, Sabtu (19/9).

Ditambahkan, sejak dicanangkannya Program Sejuta Rumah di Ungaran, Jawa Tengah, pada April 2015 silam, ternyata masih banyak ditemukan kendala di lapangan. Mulai dari problem perizinan yang berbelit-belit, belum diselesaikannya beleid tentang tata ruang wilayah, dan kendala sumber pendanaan perbankan.

“Hingga kendala yang terbaru adalah kontraksi ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19 yang menghantam hampir semua sektor usaha, termasuk industri properti didalamnya,” ujar Priyanto.

Namun begitu, REI Jateng mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam mengatasi beragam permasalahan tersebut. Setidaknya koordinasi dan komunikasi yang dibangun dengan pelaku usaha properti di daerah itu selama ini cukup baik.

Selama periode 2017-2020, realisasi pembangunan perumahan di Jateng mencapai 25 ribu unit rumah atau setara Rp 5 triliun. “Inilah kontribusi besar REI yang tadi kami sebutkan menopang menggerakkan perekonomian termasuk di daerah,” ujar Priyanto.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI Paulus Totok Lusida mengamini pendapat MR Priyanto. Menurut dia, saat ini setidaknya ada 350 sektor industri skala usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menggantungkan nasibnya kepada usaha properti.

Dia memberi contoh produsen sapu dan perabot rumah tangga sebagai industri UMKM tidak mungkin dapat menjual hasil produksinya dalam volume besar jika tidak ada pembangunan perumahan.

Untuk itu, REI berharap ada keberpihakan dari pemerintah maupun pemangku kepentingan agar sektor industri properti nasional tetap bisa terus bertumbuh.

“Efek domino dari yang dikerjakan oleh pelaku usaha pembangunan perumahan memang sangat besar untuk menggairahkan sektor usaha mikro atau sektor riil,” tegas Totok.

Ketua Terpilih
Puncak penyelenggaraan musda terjadi pada bagian akhir sesi Sidang Paripurna ke-3 Musda XIII REI Jawa Tengah yang melakukan voting guna pemilihan secara langsung calon Ketua DPD REI Jawa Tengah masa bakti 2020-2023.

Sejak awal dibukanya pendaftaran, berhasil terjaring empat bakal calon Ketua DPD REI Jawa Tengah. Berdasarkan nomor urut, keempat kandidat tersebut adalah Antonius Hendro Prasetyo, Nur Widhi Wijatmoko, Suhartono, dan Drajat Adi Prayitno.

Namun, bakal calon nomor urut pertama dan empat, mengundurkan diri sebelum musda digelar. Tersisa dua bakal calon, yaitu Nur Widhi Wijatmoko dan Suhartono.

Dari 270 perusahaan anggota REI Jawa Tengah yang memiliki hak pilih, hanya 256 perusahaan yang menyampaikan konfirmasi kehadiran atau memberikan kuasa kepada internal perusahaan masing-masing untuk menggunakan hak pilihnya.

“Dari sebanyak 256 anggota REI Jawa Tengah yang sudah menyerahkan konfirmasi kehadiran pada H-7 pelaksanaan Musda, yang hadir untuk melakukan pencoblosan secara langsung hanya ada 249 peserta,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Musda XIII REI Jawa Tengah, Andi Kurniawan.

Salah satu calon, Suhartono dari Komisariat Purwokerto dalam perhitungan suara unggul dengan 138 suara, sedangkan Nur Widhi Wijatmoko dari Komisariat Semarang hanya mengantongi 110 suara. Satu suara tersisa abstain karena tidak dicoblos.

Dalam sambutan perdananya, Ketua REI Jawa Tengah terpilih periode 2020-2023, Suhartono menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota REI Jawa Tengah yang telah secara dewasa menyukseskan penyelenggaraan Musda XIII REI Jawa Tengah.

Dia menjanjikan untuk tetap merangkul seluruh komisariat REI di Jawa Tengah supaya bersama dengan DPD REI Jawa Tengah ikut menjalankan roda organisasi.

“Ini kemenangan kita, kemenangan REI Jawa Tengah. Saya akan merangkul semua anggota di seluruh komisariat untuk bersama sama memajukan REI Jawa Tengah,” ucap dia.

Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Rahmad Yadi memuji pelaksanaan Musda XIII REI Jawa Tengah.

Menurut dia, hajatan demokrasi yang diadakan dengan kombinasi secara virtual untuk rangkaian pembukaan, sesi persidangan paripurna dan penutupan. Namun untuk proses voting dilakukan secara konvensional yaitu digelar secara langsung di kantor Sekretariat DPD REI Jawa Tengah.

“Atas nama DPP REI, perkenankan saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terobosan yang dilakukan oleh REI Jawa Tengah,” kata Rahmad yang memberi sambutan dari Banda Aceh.

Musda XIII REI Jawa Tengah dikatakan bisa menjadi role model bagi penyelenggaraan kegiatan pemilihan serupa yang akan menggunakan skenario voting apabila kandidat calon ketua DPD REI yang terjaring lebih dari satu orang. (Oki Baren)
 
Sumber: