TOPIK UTAMA

Industri Properti Antisipasii Perkembangan Teknologi Digital

Rabu, 22 Januari 2020 - 14:14:23 WIB | dibaca: 6 pembaca

Sektor properti turut merasakan dampak dari perkembangan teknologi digital yang terus berkembang pesat. Pengembang pun dituntut untuk lebih adaptif dan inovatif untuk mengikuti perkembangan yang ada. Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengatakan kemajuan teknologi digital ... [selengkapnya]

Asia Pasifik Barometer Pertumbuhan Realestat Dunia

Rabu, 22 Januari 2020 - 13:55:28 WIB | dibaca: 5 pembaca

Indonesia kembali mendapatkan kehormatan sebagai tuan rumah perhelatan pelaku usaha properti dunia. Ini sekaligus membuktikan nama Indonesia cukup diperhitungkan di kancah internasional. Kali ini, sekitar 16 negara mengirimkan utusan untuk menghadiri kongres realestat se-Asia Pasifik atau Asia Pacific ... [selengkapnya]

Terburu-Buru, Permen PPJB Abaikan Rasa Keadilan

Rabu, 11 Desember 2019 - 09:54:45 WIB | dibaca: 179 pembaca

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menilai Peraturan Menteri (Permen) Nomor 11/ PRT/M/2019 tentang sistem perjanjian pendahuluan jual beli rumah (PPJB) yang dikeluarkan pada 18 juli lalu belum memenuhi azas keadilan untuk pengembang. Selain itu, secara psikologis aturan tersebut dikhawatirkan bakal ... [selengkapnya]

Polemik Permen PPJB, Eh Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga

Selasa, 10 Desember 2019 - 16:13:45 WIB | dibaca: 164 pembaca

Lagi, ujug-ujug pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengeluarkan kebijakan yang dinilai memberatkan pelaku usaha properti termasuk pengembang rumah subsidi. Ibarat pepatah, sudah jatuh kini pengembang semakin kesakitan karena tertimpa tangga. Di tengah pasar yang lesu dan ... [selengkapnya]

Urusan Perumahan Butuh Lembaga Kuat

Selasa, 10 Desember 2019 - 15:26:30 WIB | dibaca: 167 pembaca

Kebutuhan masyarakat terhadap tempat tinggal terus meningkat. Namun, upaya pemerintah dalam menyediakan perumahan rakyat sangat terbatas. Berdasarkan data pemerintah, kapasitas fiskal negara hanya mampu menyediakan 2% dari total APBN untuk membangun rumah termasuk memberikan stimulant prasarana, sarana dan ... [selengkapnya]

"Pengembang Butuh Kepastian Investasi"

Selasa, 03 Desember 2019 - 09:51:25 WIB | dibaca: 72 pembaca

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan bisa rampung pada September 2019. RUU ini dimaksudkan untuk melengkapi UUPA Nomor 5 Tahun 1960 sehingga lebih mengakomodir dinamika yang terjadi di lapangan. DPR sudah ... [selengkapnya]

Kepemilikan Hunian Orang Asing Diusulkan Langsung 50 Tahun

Selasa, 12 November 2019 - 10:25:07 WIB | dibaca: 193 pembaca

Realestat Indonesia (REI) mengusulkan supaya aturan hak kepemilikan hunian bagi orang asing di tanah air bisa lebih kompetitif dari negara tetangga sehingga mampu menarik minat warga negara asing untuk membeli properti di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan jangka waktu hak milik langsung 50 tahun ... [selengkapnya]

UU Pertanahan Untuk Kepastian Hukum

Rabu, 06 November 2019 - 10:55:37 WIB | dibaca: 347 pembaca

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mendukung penuh pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) pertanahan menjadi undang-undang pada September tahun ini.Ada tiga poin utama yang menjadi fokus asosiasi tertua dan terbesar di Indonesia tersebut dalam pembahasan RUU Pertanahan yakni mengenai jangka waktu ... [selengkapnya]

Pengembang Daerah Ketar-Ketir Target Tak Tercapai

Kamis, 03 Oktober 2019 - 15:31:24 WIB | dibaca: 485 pembaca

Habisnya kuota subsidi Flpp di Bank Tabungan Negara (BTN) turut memukul para pengembang di daerah yang mayoritas mengandalkan dukungan pembiayaan dari bank khusus perumahan tersebut. Meski beberapa bank masih memiliki banyak kuota, namun sebagian besar diakui kurang maksimal dalam menyalurkan KPR FLPP ... [selengkapnya]

Harga Baru Terbit, Kuota Subsidi pun Habis

Kamis, 03 Oktober 2019 - 10:52:42 WIB | dibaca: 442 pembaca

Sayangnya, angin segar harga rumah subsidi baru diikuti kabar yang kurang menyenangkan dan dikhawatirkan akan kembali menghambat realisasi rumah bagi mbr yakni habisnya kuota subsidi Bank BTN. Padahal seperti diketahui BTN merupakan penyalur KPR FLPP terbesar. Ada yang berseloroh kondisi ini seperti “habis ... [selengkapnya]

Awal Kembali 123...14 Lanjut Akhir