TOPIK UTAMA

Kepemilikan Hunian Orang Asing Diusulkan Langsung 50 Tahun

Selasa, 12 November 2019 - 10:25:07 WIB | dibaca: 102 pembaca

Realestat Indonesia (REI) mengusulkan supaya aturan hak kepemilikan hunian bagi orang asing di tanah air bisa lebih kompetitif dari negara tetangga sehingga mampu menarik minat warga negara asing untuk membeli properti di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan jangka waktu hak milik langsung 50 tahun ... [selengkapnya]

UU Pertanahan Untuk Kepastian Hukum

Rabu, 06 November 2019 - 10:55:37 WIB | dibaca: 248 pembaca

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mendukung penuh pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) pertanahan menjadi undang-undang pada September tahun ini.Ada tiga poin utama yang menjadi fokus asosiasi tertua dan terbesar di Indonesia tersebut dalam pembahasan RUU Pertanahan yakni mengenai jangka waktu ... [selengkapnya]

Pengembang Daerah Ketar-Ketir Target Tak Tercapai

Kamis, 03 Oktober 2019 - 15:31:24 WIB | dibaca: 422 pembaca

Habisnya kuota subsidi Flpp di Bank Tabungan Negara (BTN) turut memukul para pengembang di daerah yang mayoritas mengandalkan dukungan pembiayaan dari bank khusus perumahan tersebut. Meski beberapa bank masih memiliki banyak kuota, namun sebagian besar diakui kurang maksimal dalam menyalurkan KPR FLPP ... [selengkapnya]

Harga Baru Terbit, Kuota Subsidi pun Habis

Kamis, 03 Oktober 2019 - 10:52:42 WIB | dibaca: 358 pembaca

Sayangnya, angin segar harga rumah subsidi baru diikuti kabar yang kurang menyenangkan dan dikhawatirkan akan kembali menghambat realisasi rumah bagi mbr yakni habisnya kuota subsidi Bank BTN. Padahal seperti diketahui BTN merupakan penyalur KPR FLPP terbesar. Ada yang berseloroh kondisi ini seperti “habis ... [selengkapnya]

Batasan Harga Rumah Subsidi 2019 Berlaku di Tengah Tahun

Kamis, 03 Oktober 2019 - 09:52:29 WIB | dibaca: 390 pembaca

Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono AKHIRNYA menandatangani Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR Nomor 535/KPTS/M/2019 Tentang Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera Tapak Yang Diperoleh Melalui Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi. Dalam Kepmen yang ditandatangani pada ... [selengkapnya]

Kunjungi Indonesia Pengembang Filipina Puji Program Sejuta Rumah

Rabu, 02 Oktober 2019 - 10:19:36 WIB | dibaca: 273 pembaca

Program sejuta rumah yang digagas Presiden Joko Widodo sejak tahun 2015 silam kembali mendapat apresiasi dari negara lain. Kali ini, keberhasilan program penyediaan papan di Indonesia dilirik oleh kalangan pengembang rumah subsidi dari Filipina, Organization Of Socialized And Economic Housing Developers atau ... [selengkapnya]

Konsep Pengembangan TOD Masih Samar

Rabu, 28 Agustus 2019 - 15:41:44 WIB | dibaca: 244 pembaca

Kalangan pengembang menilai konsep pengembangan Transit Oriented Development (TOD) yang digaungkan pemerintah masih samar. Pemerintah diharapkan memperjelas dan memerinci regulasi sehingga menarik bagi pelaku usaha properti. Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) bidang Tata Ruang, Kawasan dan ... [selengkapnya]

Ibukota Baru Idealnya Dekat Kota Berbasis Ekonomi Kuat

Rabu, 28 Agustus 2019 - 10:26:50 WIB | dibaca: 121 pembaca

Saat ini, Kota Jakarta memikul banyak sekali beban dari mulai sebagai ibu kota negara, pusat administrasi pemerintahan, pusat bisnis dan investasi, pusat keuangan, jasa dan perdagangan. Beban kota yang menumpuk di satu lokasi membawa konsekuensi buruk. Salah satunya, ungkap Wakil Ketua Umum DPP REI bidang ... [selengkapnya]

REI Siap Terlibat Biayai Pembangunan Ibukota Baru

Rabu, 28 Agustus 2019 - 10:04:03 WIB | dibaca: 178 pembaca

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menegaskan sikap untuk mendukung pemindahan dan pembangunan ibukota baru yang tengah disiapkan pemerintah di luar Pulau Jawa. Sebagai asosiasi pengembang tertua dan terbesar di indonesia, REI memiliki kompetensi teruji dalam mewujudkan cita-cita ... [selengkapnya]

Pembangunan Ibukota Baru Dimulai 2021

Selasa, 27 Agustus 2019 - 14:37:53 WIB | dibaca: 171 pembaca

Pembangunan ibukota baru di luar Pulau Jawa setidaknya butuh waktu sekitar 5-10 tahun ke depan. Sementara fisik kawasan paling cepat diperkirakan rampung lima tahun setelah pengerjaan groundbreaking. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan ... [selengkapnya]

Awal Kembali 123...13 Lanjut Akhir