Berita

Usulan DP KPR 0% Direspons Positif Pebisnis Properti

Administrator | Jumat, 22 Juli 2016 - 11:17:59 WIB | dibaca: 801 pembaca

JAKARTA - Uang muka atau down payment (DP) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan salah satu aspek utama yang wajib ditunaikan saat Anda membeli hunian, baik itu rumah tapak, apartemen, rumah susun, atau properti lainnya. 

Pemerintah terus menyesuaikan besaran DP minimal untuk mendorong gairah di sektor properti. Setelah menurunkan DP KPR konvensional menjadi 20 persen dan DP KPR syariah 15 persen Juni lalu. Pemerintah melalui Bank Indonesia berencana menurunkan kembali menjadi 15 persen untuk KPR Konvensional.

Bagi pembelian rumah tapak pertama dengan luas lebih dari 70 meter persegi, masyarakat diwajibkan membayar DP sebesar 15 persen. Sementara besaran DP 20 persen berlaku untuk rumah kedua, dan 25 persen untuk rumah ketiga. 

Sedangkan pada rumah tapak dengan luas bangunan 22-70 meter persegi, perubahan LTV ini mengharuskan konsumen melunasi DP hanya 15 persen untuk rumah kedua dan 20 persen bagi rumah ketiga.

Sumber: Okezone.com