Kilas Berita

Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Mulai Diberlakukan

Administrator | Selasa, 01 Oktober 2019 - 14:06:40 WIB | dibaca: 202 pembaca

Foto: Istimewa

Jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 Kilometer telah beroperasi sejak 8 Maret 2019, setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Usai diresmikan, ruas tol tersebut belum dikenakan tarif sebagai bagian sosialisasi keberadaan tol kepada masyarakat.

Namun per 17 Mei 2019, tarif tol Bakauheni-Terbanggi Besar akan mulai diberlakukan dengan besaran tarif jarak terjauh dari Pelabuhan Bakauheni hingga Terbanggi Besar dikenakan tarif sebesar Rp 112.500 untuk kendaraan golongan I, Rp 168.500 untuk golongan II & golongan III, dan Rp 224.500 untuk golongan IV & golongan V.

Pengenaan tarif sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 305/KPTS/M/2019.

Ruas yang menjadi bagian tol Trans Sumatera ini berperan untuk memangkas biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk Indonesia. Konektivitas dari dan menuju Pelabuhan Bakauheni sebagai pelabuhan utama yang menghubungkan Jawa dengan Sumatera.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan pada mudik Lebaran 2019, jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang sudah operasional akan tersambung dengan ruas Terbanggi Besar hingga ke Palembang yang dibuka fungsional.

Untuk kelancaran bersama pada saat mudik, Menteri Basuki berpesan kepada para pengguna jalan untuk dapat menjaga perilaku dalam berkendara dengan menaati semua peraturan dan rambu lalu lintas, sehingga mudik Lebaran 2019 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman. Selain itu pengguna jalan tol menyiapkan kartu tol elektronik dengan saldo yang cukup.

Selama dioperasikan lebih dari dua bulan tanpa tarif, jalan tol tersebut telah memberikan dampak yang signifikan mengurangi waktu tempuh kendaraan sehingga berdampak terhadap peningkatan intensitas pergerakan orang dan logistik.

Pembangunan jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar menghabiskan investasi Rp 16,8 triliun. Tol Bakauheni-Terbanggi Besar tersambung dengan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 Km. Kedua ruas tol tersebut merupakan penugasan Pemerintah kepada BUMN PT Hutama Karya. (Taria Dahlan)