Jalan-Jalan

Surga Alam di Puncak Bromo

Administrator | Senin, 29 Juni 2020 - 14:19:22 WIB | dibaca: 16 pembaca

Foto: Istimewa

Saat sedang berkunjung ke Jawa Timur terasa tidak lengkap jika anda tidak menyinggahi Gunung Bromo. Baik sekadar menikmati keindahan wujudnya dari kaki gunung, atau menginap dan mengeksplor berbagai objek wisata alami di gunung setinggi 2.392 mdpl ini.


Gunung Bromo merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia yang menjadi lokasi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Bromo memiliki pesona unik karena dikelilingi pasir laut yang luas sekaligus padang savana nan hijau. Di sini, wisatawan dapat menikmati keindahan saat matahari terbit dan terbenam.

Yah, gunung yang terletak di empat kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Probolinggo ini memang menyimpan banyak sekali pesona keindahan yang pantas Anda nikmati sepenuh hati. Berikut lokasi wisata indah yang bisa dikunjungi jika berada di Gunung Bromo.

Penanjakan
Penanjakan 1 dan 2 merupakan lokasi terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Lokasi ini merupakan yang paling tinggi di antara bukit lainnya. Selain sunrise, Anda dapat melihat keindahan lembah yang masih tertutup kabut. Banyak cara untuk mencapai penanjakan, baik dengan menggunakan kendaraan seperti jeep dan sepeda motor. Untuk penanjakan 2, Anda bisa mengaksesnya dari Kabupaten Probolinggo. Dijamin meskipun menjadi alternatif kedua, namun tempat ini menawarkan keindahan yang tak kalah dari lokasi penanjakan 1 Bromo.

Kawah Bromo
Selain menyaksikan keindahan matahari terbit, ada satu lagi keindahan yang begitu dinantikan para wisatawan, yaitu keindahan kawah Gunung Bromo.

Namun untuk bisa melihatnya dengan jarak yang lebih dekat, pengunjung harus rela berjalan kaki sekitar 2 kilometer dari area parkir, dan melewati ratusan anak tangga. Jika sampai di depan kawah, kelelahan itu dipastikan akan terbayar lunas. Jika fisik Anda tidak memungkinkan, Anda bisa memilih menunggangi kuda yang banyak disewakan warga setempat.

Padang Rumput Savana
Padang Savana ini berada di selatan timur Gunung Bromo, terletak pada sebuah lembah hijau yang di kelilingi tebing-tebing menjulang tinggi dan beberapa punggung bukit kecil. Padang Rumput Bromo ini sangat luas, sehingga banyak yang merasa bukan sedang berada di Indonesia. Kontrasnya, padang rumput savana ini berada sejalur dengan lautan pasir yang gersang.

Pasir Berbisik
Sebelum sampai ke kawah sebelah timur Gunung Bromo, Anda akan disambut dengan hamparan pasir yang cukup luas. Hamparan pasir ini diberi nama dengan sebutan pasir berbisik. Ini menjadi lokasi spot berfoto paling favorit bagi wisatawan yang datang ke Gunung Bromo. Di hamparan pasir ini banyak pula yang memilih mengendarai motor tril, menunggangi kuda, atau sekadar berjalan kaki untuk mendapatkan sensasi melayari gurun pasir tandus.

Pura Luhur Poten
Masih berada di kawasan pasir Bromo, ada salah satu tempat terbaik yang bisa Anda datangi, yaitu Pura Luhur Poten. Pura di sini merupakan tempat ibadah warga sekitar yang memeluk agama Hindu. Tidak heran saat perayaan Nyepi tiba, kawasan ini selalu diramaikan dengan kunjungan warga lokal yang ingin melakukan ibadah di sana.

Bukit Mentigen
Selain Penanjakan 1 dan penanjakan 2 di atas, alternatif ketiga untuk spot view sunrise adalah dari Bukit Mentigen. Disini pengunjung cukup jalan kaki saja dari area penginapan atau hotel di daerah Cemara Lawang, Probolinggo.

Bukit Teletabis
Nama Bukit Teletabis mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Bahkan obyek wisata Bromo ini menjadi tempat favorit bagi wisatawan karena dapat melihat deretan bukit turun naik yang menghijau.

Air Terjun Madakaripura
Air terjun ini berada di kawasan gunung bromo, tepatnya di Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo. Untuk mencapai tempat wisata ini bisa dilakukan dari arah Probolinggo Tongas dengan akses jalan yang sudah cukup baik dan dapat dilalui kendaraan roda 2 dan 4. Air Terjun Madakaripura memiliki ketinggian sekitar 200 meter, tepat berada di bawah kaki Gunung Bromo.

Bromo Milky Way
Bromo milky way hanya bisa di dapatkan saat malam hari, yaitu dengan pergi ke spot-spot tertentu yang cocok untuk hunting foto dengan view gugusan bintang di malam hari. Jangan lupa persiapkan kamera yang bagus, sehingga mampu menangkap kerlap-kerlip gugusan bintang secara sempurna karena tidak ada sorot lampu kota atau penerangan lain. Apalagi ketika langit sedang tidak mendung, hasil foto akan semakin sempurna.

Desa Ngedas
Desa ini merupakan area pemukiman warga asli suku Tengger. Lokasinya masuk ke wilayah Kecamatan Puncokusumo. Meskipun nampak seperti desa pada umumnya, namun saat datang dan berbaur dengan masyarakat sekitar, Anda akan merasakan nuansa tradisi Suku Tengger yang hingga kini masih dipertahankan.

Bukan hanya wisatawan lokal, namun wisatawan asing pun sangat suka singgah ke desa ini. (Taria Dahlan/Berbagai sumber)