Berita

PPDPP Percepat Program Digitalisasi Rumah Subsidi

Administrator | Senin, 14 September 2020 - 13:52:08 WIB | dibaca: 31 pembaca

Foto: Istimewa

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), terus mendorong percepatan program digitalisasi rumah subsidi di Indonesia.

Ketua Umum Dewan Pipinan Pusat Realestate Indonesia (DPP REI), Totok Lusida, menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan teknologi yang diterapkan oleh PPDPP terhadap program rumah subsidi.

"Data digital tidak bisa bohong. Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan PPDPP dan kami akan terus mendorong anggota untuk memasukkan data perumahannya ke dalam aplikasi SiKumbang ini," kata Totok Lusida, seperti dikutip keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Minggu (6/9/2020).

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum DPP Himpera, Endang Kawijaya. Selain mengapresiasi PPDPP, Endang juga menyampaikan masukkan agar disiapkan perangkat hukum jika terjadi double booking untuk penjualan perumahan.

"Tentunya, diharapkan agar PPDPP harus lebih memperkuat sistemnya agar terhindar dari gangguan teknis dalam pelaksanaannya," kata Endang Kawijaya.

Sementara itu, GMD Pemasaran Ritel Perumnas, Ari Indrianto menyampaikan, apa yang sudah dilakukan oleh PPDPP merupakan terobosan yang bagus sebagai parameter untuk mengambil keputusan. "Saya takjub dengan data yang disampaikan PPDPP dan kami menginginkan data ini bisa kami peroleh untuk menjadi bahan pertimbangan ke depan," ungkapnya.

Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin, mengatakan, PPDPP meminta kepada asosiasi pengembang untuk melakukan monitoring anggotanya agar selalu menjaga kualitas rumah dan berlomba dalam mengikuti perkembangan digital, untuk peningkatan pengembangan pembiayaan perumahan ke depan.

"Era digital tidak bisa ditinggalkan. Semua asosiasi harus hijrah agar ramah dengan teknologi dan mampu mengikuti perkembangan aplikasi dan menginput semua datanya ke SiKumbang, karena gerbongnya adalah pengembang,” ujar Arief Sabaruddin.

Menurut Arief Sabaruddin, kontribusi pengembang sangat besar untuk mendukung big data yang sedang dibangun oleh PPDPP.

"Dengan adanya data ril saat ini dari sisi supply dan demand perumahan, maka semua menjadi lebih akuntabel, transparan, efisien dan cepat. Sehingga data ini akan menjadi pertimbangan dan masukan yang sangat berarti kepada Kementerian Keuangan dan pihak terkait dalam penyaluran dana FLPP ke depan,” jelas Arief.

Sumber: