Kilas Berita

Pollux Targetkan Marketing Sales 2019 Naik Dua Kali Lipat

Administrator | Selasa, 05 November 2019 - 13:58:48 WIB | dibaca: 197 pembaca

Foto: Istimewa

PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL), anak usaha dari Pollux Group International pada tahun ini mematok target penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp 1,98 triliun atau meningkat dua kali lipat dibandingkan 2018. Perseroan cukup optimis terhadap kinerja tahun 2019, terlebih setelah meningkatnya marketing sales dalam dua tahun terakhir.

Presiden Komisaris PT Pollux Properti Indonesia Tbk., Po Sun Kok menuturkan, memang tidak mudah untuk bisa merebut pasar kalau tidak dibarengi dengan strategi marketing yang baik. Hal ini lah yang menjadi fokus pihaknya selama ini, yaitu dengan mengeluarkan produk yang berbeda dengan pesaing dan lebih berupaya untuk menciptakan produk properti yang berkualitas dan memberikan added value, namun masih dengan harga yang relatif terjangkau.

“Di tahun 2019, kami masih memfokuskan pada penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan, melakukan persiapan untuk proyek dalam portofolio dan melihat potensi proyek baru untuk pengembangan usaha,” ujar Po Sun Kok pada public expose Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan untuk tahun buku 2018 di Jakarta, baru-baru ini.

Diungkapkan, pendapatan marketing sales pada 2019 akan berasal dari pengakuan pendapatan lanjutan atas booking sales yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya sampai dengan tahun 2018 antara lain, Meisterstadt sebesar Rp 801,8 miliar, Chadstone sebesar Rp 511,3 miliar, Amarsvati sebesar Rp 94,6 miliar, World Capital Tower sebesar Rp 60,3 miliar, dan Gangnam District sebesar Rp 48,1 miliar.

Sedangkan pendapatan atas penjualan baru yang terjadi pada tahun 2019 antara lain berasal dari booking sales proyek Chadstone sebesar Rp 176,7 miliar, World Capital Tower sebesar Rp 133,2 miliar, Meisterstadt sebesar Rp 85,1 miliar, Amarsvati sebesar Rp 47,7 miliar dan Gangnam District sebesar Rp18,3 miliar.

Menurut Po Sun Kok, hampir seluruh proyek Pollux Properti Indonesia saat ini mengusung konsep mega superblok yang merangkum berbagai sub sektor properti seperti residensial, perkantoran, pusat perbelanjaan hingga rumah sakit.

Sementara itu, CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk., Nico Po mengatakan, sepanjang 2018, Perseroan berhasil memperoleh kinerja cukup baik dengan membukukan penjualan Rp 928 miliar atau meningkat 110% dibanding tahun 2017 sebesar Rp 441 miliar. Sedangkan laba bersih tercatat Rp 229 miliar atau meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yaitu Rp 100 miliar.

“Pendapatan tersebut dikontribusi dari penjualan apartemen sebesar Rp 594 miliar dan penjualan perkantoran sebesar Rp 332 miliar. Adapun, total asset yang dimiliki Perseroan adalah sebesar Rp 4,9 triliun, meningkat 48% dibanding tahun 2017 sebesar Rp 3,3 triliun,” ujar Nico Po. (Rinaldi)