TOPIK UTAMA

Pembangunan IKN Dimulai Agustus

Administrator | Rabu, 26 Oktober 2022 - 10:11:12 WIB | dibaca: 36 pembaca

Foto: Kementerian PUPR

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akhirnya menunjukkan titik terang yakni pada Agustus mendatang. Presiden Joko Widodo pada akhir Juli 2022 direncanakan akan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) istana kepresidenan sebagai tanda dimulainya pembangunan IKN Nusantara.
 
Saat ini dilaporkan aktivitas bongkar muat bahan material pem-bangunan ibukota negara baru di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sudah terlihat mulai berdatangan. Di tahap awal, pembangunan akan meliputi infrastruktur dasar seperti akses jalan dan dermaga pelabuhan untuk memudahkan distri-busi logistik, selanjutnya pembangunan Istana Kepresidenan dan ge-dung-gedung kementerian. 

Presiden Joko Widodo telah memastikan pemindahan ibu kota ne-gara Republik Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur akan tetap dila-kukan sesuai rencana yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan undang-undang. 

Menurutnya, ditahap awal akan dimulai pembangunan istana pre-siden, istana wakil presiden, serta empat gedung kantor kementerian koordinator di lokasi IKN Nusantara yakni pada Juli mendatang. Jokowi menegaskan dirinya akan datang langsung ke lokasi IKN Nusantara pada saat groundbreaking nanti. 

“Ini nanti Juli sudah kita mulai (groundbreaking),” kata Jokowi saat meninjau Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu (22/6/2022).
 
Pada awal pembangunan IKN, pemerintah akan fokus kepada infras-truktur penunjang. Antara lain akses jalan dan dermaga untuk memperce-pat proses distribusi logistik pembangunan. 

Total dana yang disiapkan untuk pembangunan IKN Nusantara hing-ga 2024 diperkirakan mencapai sebesar Rp43 triliun, sementara di 2022 disiapkan anggaran pembangunan sebesar Rp5,3 triliun. 

Sinyal pembangunan IKN Nusantara pada tahun ini juga diungkap Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor. Menurutnya, peletakan batu pertama akan dilakukan kemungkinan pada Juli mendatang. 

“Betul, Insya Allah nanti Juli sudah mulai groundbreaking pembangu-nannya,” ujar Isran Noor seperti dikutip dari TribunKaltim.co. 

Di kesempatan berbeda, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan infrastruktur dasar IKN akan dimulai pada Agustus 2022. Selain Structural Health Monitoring System (SHMS) dan Intelligent Transport Systems (ITS), akan diprioritaskan juga feasibility study dan basic design untuk jalan akses IKN.

 “Kami akan memulai pembangunan infras-truktur dasar IKN pada Agustus mendatang,” ungkap Menteri Basuki. 

Land Development 
Ketua Satgas Pelaksana Pembangunan In-frastruktur IKN Danis H. Sumadilaga menjelaskan pembangunan IKN Nusantara akan dilakukan secara bertahap hingga 2024. Untuk pekerjaan yang dimulai Agustus, pemerintah akan fokus pada pengerjaan land development dan penye-diaan jalan di IKN.
 
Land development dilakukan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di beberapa kawasan untuk pengembangan istana, pengembangan kantor-kantor dan sebagainya, didukung oleh air bersih, sanitasi, drainase, dan lain-lain. 

“Sedangkan di luar KIPP, kami akan me-mulai pembangunan jalan tol ke arah titik nol IKN. Itu pada intinya. Insyaallah mulai bulan Agustus pembangunan IKN sudah dikerjakan,” sebut Danis. 

Adapun empat jalan tol yang akan diba-ngun di kawasan IKN Nusantara adalah tol Balik-papan Samarinda KM 11 - Junction Pulau Balang, tol Bandara Sepinggan-Balikpapan- Samarinda, tol Bandara VVIP-Outer ring road Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, serta tol Junction Pulau Balang-Kawasan Inti Pusat Pe-merintahan IKN. 

Dia menjelaskan, pembangunan infrastruk-tur dasar di IKN pada tahap pertama akan dilakukan di atas lahan seluas 6.000 hektar. Semua dibangun sementara menggunakan APBN, meski terbuka untuk Kerjasama Peme-rintah dengan Badan Usaha (KPBU). 

“Pemerintah akan membuka peluang yang besar kepada badan usaha untuk berpartisipasi. Prinsipnya kita mulai dulu, kalau ada inisiator kita bisa KPBU,” ungkapnya. 

Sementara untuk pembangunan peruma-han Aparatur Sipil Negara (ASN), menurut Danis, sampai saat ini masih dalam proses pem-bahasan. Ini berarti pembangunan perumahan tidak masuk dalam rencana pembangunan yang segera akan dilakukan. “Untuk perumah-an masih dibahas,” jelasnya. 

Lelang IKN dilakukan secara bertahap mulai awal Juni dan ditargetkan akhir Juli sudah selesai, sehingga pada awal Agustus sudah mulai kontrak.
 
Jurubicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan pembangunan IKN menggunakan pagu lelang dan pagu pena-waran dari kontrak. Ada 26 paket proyek IKN berada dalam tahap lelang. Sedangkan di luar KIPP ada 25 paket proyek sebesar Rp11,3 triliun. 

“Lelang dilakukan secara bertahap, seperti kantor sekretariat presiden dan sekretariat negara dimulai pada September, dan kantor Kemenko dimulai November,” sebut Endra di-kutip dari Kumparan. (Rinaldi)


Sumber: