TOPIK KHUSUS

Meski Situasi Sulit, REI Bantu Pemerintah Atasi Dampak Covid-19

Administrator | Senin, 12 Oktober 2020 - 15:23:15 WIB | dibaca: 34 pembaca

Foto: Istimewa

Merebaknya corona virus disease 2019 (covid-19) berdampak luas terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Bahkan pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 telah menetapkan pandemi covid-19 sebagai bencana nasional. Status bencana luar biasa itu mendorong sejumlah pihak ikut turun tangan membantu sebagai bagian sumbangsih kepada bangsa dan negara.

Meski bisnis properti dalam situasi sulit, namun pengusaha properti yang tergabung di dalam asosiasi Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) ikut terpanggil untuk menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada masyarakat luas, petugas medis, rumah sakit dan aparat keamanan yang berada di garis terdepan dalam penanggulangan pandemi ini.

Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida mengatakan hampir semua DPD REI di seluruh Indonesia melakukan gerakan penggalangan dana secara mandiri dan membantu sebisa mungkin upaya Pemerintah untuk mengatasi dan meminimalisir penyebaran virus ini, baik di kalangan masyarakat, petugas medis dan aparat keamanan yang bersinggungan langsung dan terdampak oleh penyebaran virus corona.

Menurut dia, bantuan-bantuan tersebut memang lebih banyak difokuskan di daerah-daerah, karena virus ini sudah mewabah secara nasional. Selain itu, banyak pemerintah daerah juga menghadapi keterbatasan anggaran dalam menanggani wabah Covid-19 ini sehingga lebih mendesak untuk dibantu.

REI sebagai organisasi pengembang properti tertua dan terbesar di Indonesia, kata Totok, terpanggil untuk ambil andil dalam membantu percepatan penanggulangan wabah Covid-19.

Bahkan tidak hanya DPD REI se-Indonesia yang berkontribusi, namun banyak pengembang anggota REI secara korporasi terutama di Jabodetabek yang juga menyalurkan bantuan baik dalam bentuk bahan pokok sembako maupun alat-alat kesehatan. 

Selain itu, banyak pengembang di bawah naungan REI secara sukarela juga mengizinkan hotelnya untuk dijadikan posko bagi tim medis beristirahat antara lain di Jakarta dan Jawa Timur. Totok berharap semangat itu dapat juga menular ke daerah atau provinsi lain, dimana beberapa pengembang anggota REI di sejumlah daerah sudah melapor untuk menyiapkan tempat bagi posko tim medis.

“Saya atas nama pribadi dan DPP REI menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh Keluarga Besar REI di seluruh Tanah Air yang sudah bahu-membahu dan bersinergi dengan Pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19,” kata Totok kepada Majalah RealEstat menanggapi aksi sosial yang dilakukan oleh anggota REI di seluruh Indonesia.

Dikatakan, gotong-royong adalah roh dari budaya masyarakat Indonesia. Untuk itu, dia mengimbau Keluarga Besar REI agar dapat terus berkontribusi kepada bangsa dan masyarakat, meski diakui saat ini banyak pengembang juga dalam situasi sulit. Totok mendoakan kondisi ini dapat segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat termasuk kegiatan bisnis dapat kembali berjalan normal.

Beberapa DPD REI dalam sebulan terakhir ini terpantau oleh Majalah RealEstat sudah melakukan aksi sosial kepada masyarakat di daerahnya masing-masing.

DPD REI Jawa Timur misalnya menggalang dana dari para anggotanya untuk mengimpor dari Jepang 10.000 alat swab test yang kemudian diserahkan ke Lembaga Penyakit Tropis atau Institut of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Rabu (1/4/2020) secara langsung oleh Ketua DPD REI Jawa Timur Danny Wahid yang disaksikan Ketua Umum DPP REI Pusat, Paulus Totok Lusida di Gedung ITD, kampus C Unair.

Selain menyerahkan bantuan alat swab test, REI Jatim juga menyerahkan 500 APD (Alat Pelindung Diri) untuk para medis di Rumah Sakit (RS). Bantuan diterima langsung oleh Ketua ITD Unair Surabaya, Prof dr Maria Lucia Inge Lusida SpMK MKes PhD.

Sementara ibu-ibu anggota DPD REI Jatim ikut berkontribusi dengan menyerahkan bantuan 6 ton beras untuk masyarakat yang terdampak yang diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

DPD REI Jawa Tengah juga mendukung upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) ke paramedis ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

Sejumlah peralatan yang didistribusikan antara lain 1.000 masker medis, 200 pasang sepatu booth, 400 buah APD untuk tenaga medis, 4 unit sprayer antiseptic, dan 15 unit wastafel portable.

Dana ini dikumpulkan DPD REI Jateng dari seluruh komisariat REI yang ada di provinsi tersebut. Sedangkan lokasi pendistribusian alat meliputi seluruh Jawa Tengah mulai dari Banyumas, Kedu, Tegal, Pekalongan, Semarang, Pati hingga Solo. Selain itu, disalurkan bantuan kepada masyarakat umum berupa tempat cuci tangan berikut tandon air sebanyak 15 unit yang diletakkan di pasar-pasar tradisional.

DPD REI Sumatera Utara juga melakukan berbagai aksi sosial dan kepedulian di daerah tersebut dalam upaya membantu penanggulangan Covid-19. Antara lain REI Sumut memberikan bantuan APD kepada aparat keamanan yang berada di garis terdepan seperti TNI dan Polri.

Bantuan yang terdiri dari 20 unit baju APD dan 4000 masker senilai Rp 50 juta diserahkan langsung ke Kodim 0201/BS dan Kodim 0204/DS. REI Sumut juga menyalurkan bantuan alat kelengkapan pencegahan penyebaran virus corona kepada tim gugus Ditreskrimum Polda Sumut, berupa 8.000 masker dan 400 set APD.

“Aparat TNI dan Kepolisian ini adalah salah satu garda terdepan dalam penanganan virus ini, sehingga penting bagi petugas membentengi diri dengan kelengkapan yang memadai,” kata Ketua DPD REI Sumut, Andi Atmoko Panggabean.

Sebelumnya, REI Sumut juga telah membagikan 1.200 paket sembako di kawasan Medan dan Deliserdang. Bantuan terdiri dari 6 ton beras, mie instan 500 dus serta masker 1.200 unit.

Support Tim Medis
Demikian juga DPD REI Jambi turut membantu tenaga kesehatan di daerah itu melalui bantuan sejumlah APD ke RSUD Ahmad Ripin Kabupaten Muaro Jambi. Bantuan ini langsung diserahkan oleh Ketua REI Jambi Ramond Fauzan kepada Sekda Muarojambi M Fadhil Arief, didampingi Dirut RSUD Ahmad Ripin dr Ilham.

DPD REI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyerahkan bantuan wastafel portable ke dua rumah sakit yang dianggap banyaknya diakses masyarakat umum. Selain itu diserahkan juga multivitamin untuk tenaga medis di Rumah Sakit Bethesda dan RSUD Kota Yogyakarta.

Lalu, DPD REI Kalimantan Barat membagikan 450 paket sembako ke warga terkena dampak Covid-19 terutama warga kurang mampu. Untuk penyaluran bantuan, REI Kalbar menggandeng lembaga Dompet Umat yang memiliki database masyarakat tidak mampu.

Selain membantu paket sembako, kepada masyarakat tidak mampu juga dibagikan hand sanitizer (cairan pembersih tangan). Pembuatan hand sanitizer bekerjasama dengan IKA Undip dan Laboratorium Industri Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Pontianak.

Sasaran masyarakat yang mendapat bantuan ada di dua wilayah, yakni Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya dengan totaln bantuan sekitar Rp 64 juta.

Di Provinsi Riau, REI memberikan bantuan 400 APD ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang nantinya akan didistribusikan kepada tenaga medis yang membutuhkan.

DPD REI Jawa Barat juga berinisiatif menggalang dana untuk membantu pengadaan 2.000 set APD termasuk masker, sarung tangan dan uang tunai untuk mendukung kegiatan tim medis dan aparat yang berada di garis depan penanggulangan virus Covid-19 di provinsi tersebut. Dana yang terkumpul mencapai Rp200 juta dan masih akan berlanjut dan diserahkan langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Rinaldi)