SEPUTAR DAERAH

Buka Rakerda REI Riau 2022

Gubernur Minta Dukungan REI Atasi Kebutuhan Rumah di Riau

Administrator | Rabu, 02 November 2022 - 09:53:46 WIB | dibaca: 61 pembaca

Rakerda REI Riau (Foto: Istimewa)

Rangkaian kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Realestat Indonesia (REI) Riau Tahun 2022 berjalan dengan baik dan lancar. Mulai dari kegiatan peletakan batu pertama perluasan dan renovasi Graha REI RIAU, welcome dinner, seremoni pem-bukaan, persidangan hingga penutupan. 

Gubernur Riau, Syamsuar secara resmi membuka Rakerda REI Riau di Hotel Premiere Pekanbaru, Rabu (29/6/2022). 

Dalam sambutannya dia meminta REI Riau untuk tetap menjaga dan merawat semangat untuk berkontribusi dalam memasok hunian bagi masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah di daerah tersebut. Sebab, kata Syamsuar, mendapatkan rumah layak huni adalah hak seluruh rakyat Indonesia. 

“Kebutuhan rumah yang harus dipenuhi di Riau cukup tinggi sehingga memerlukan kerjasama seluruh stakeholder terutama REI. Perlu terobosan dan inovasi yang perlu terus dilakukan oleh para pelaku usaha properti secara optimal sebagai mitra dari pemerintah daerah,” ujar Syamsuar. 

Adapun tantangan yang dihadapi pemerintah dalam bidang perumahan dan permukiman satu diantaranya masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki rumah khususnya masyarakat miskin. 

Pemprov Riau, jelasnya, tetap membangun bantuan rumah layak huni juga untuk masyarakat. Misalnya melalui program bantuan rumah layak huni (RLH) yang bersumber dari bantuan khusus dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau. 

Namun diakui anggarannya masih terbatas, sehingga peran swasta dalam membantu pemerintah daerah dalam penyediaan ru-mah layak huni sangat diharapkan. 

Pada kesempatan itu, Gubernur Syamsuar juga mengajak selu-ruh masyarakat Riau untuk senantiasa menjaga kondisi aman dan kondusif, mengingat Riau saat ini menjadi tempat investasi yang diminati para investor. Riau merupakan daerah investasi terbesar di Indonesia dan berada pada rengking 5 nasional.

Ini harus kita pertahankan, apalagi tujuan investasi para investor sekarang adalah Riau di luar Pulau Jawa. Kita akan dan harus memberikan kemudahan berusaha, termasuk juga memelihara suasana aman dan kondusif, karena multiplier effectnya sangat besar terhadap investasi,” kata Syamsuar. 

Dukungan Pemda 
Sementara itu, Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida turut meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau, terutama untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi terutama perizinan. Sehingga semakin banyak hunian yang layak bagi masyarakat. 

“Kami mohon dukungan, semoga Rakerda REI Riau 2022 bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Totok. 

Rakerda REI Riau 2022 mengusung tema “Sinergitas REI dengan Stakeholder dalam Percepatan Proses Legalitas di Era Digitalisasi”. 

Ketua DPD REI Riau Elvi Syofriadi yang diwakili oleh Sekre-taris Ari Prama Citra mengatakan program utama yang akan dibahas dalam rakerda tersebut adalah masalah percepatan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). 

Ari menjelaskan dari Agustus 2021 hingga saat ini PBG belum terbit sehingga menjadi kendala bagi developer dalam mengembangkan bisnis. Kendala PBG tidak hanya terjadi di Riau, tetapi juga di hampir semua daerah di Indonesia. 

“Perlu adanya solusi yang harus dibuat oleh pemerintah dan juga stakeholder untuk dapat mempermudah proses pe-ngembangan perumahan khususnya bagi masyarakat ber-penghasilan rendah,” ujarnya. (Rinaldi)


Sumber: