FIABCI

Ramon Riera Torroba - Tokoh Realestat Eropa

Digitalisasi Bawa Industri Realestat Dunia Lebih Kompetitif

Administrator | Senin, 04 Januari 2021 - 09:17:50 WIB | dibaca: 325 pembaca

Foto: Istimewa

PENUTUPAN besar-besaran aktivitas ekonomi secara global karena pandemi virus corona telah membawa efek besar sekali terhadap pasar properti di seluruh dunia termasuk di Eropa. Meski kondisinya berbeda-beda di setiap negara, namun hampir semuanya mengalami perlambatan dan penurunan transaksi.

Lalu, bagaimana para pelaku properti di benua biru itu mempertahankan bisnisnya di tengah ketidakpastian krisis kesehatan dan ekonomi saat ini?

Majalah RealEstat telah mewawancarai Tokoh Realestat Eropa, Mr Ramon Riera Torroba melalui surat elektronik, baru-baru ini. Selain sebagai Presiden FIABCI Regional Eropa 2016-2020, Mr Ramon Riera Torroba juga merupakan Presiden FIABCI Spanyol sejak 2011-2020. Berikut ini petikannya:

Bagaimana arah pasar propert Eropa dengan adanya realita pandemi corona virus ini?
Saya harus katakan bahwa para investor saat ini telah mempunyai kepercayaan diri yang baru terhadap pasar Eropa. Meski pun ada pandemi Covid-19 di tahun ini, namun pasar properti Eropa dalam delapan tahun terakhir telah terbukti memiliki gambaran yang baik terutama dari aspek perspektif bisinis dan keuntungan.

Keputusan BCE (Banque Centrale Europeenne/Central European Bank) untuk membatalkan kebijakan ekspansi moneter dan mendorong likuiditas yang berlimpah di pasar menjadi dua faktor penting yang mendukung sektor perumahan pada tahun ini di tengah kondisi pandemi.

Secara global, apa pandangan Anda tentang industri realestat dunia ke depan?
Kendati ada ketidakpastian ekonomi dan politik dunia dan mencermati tensi dinamika perdagangan USA-China dan juga Brexit, orang tetap bisa berekspektasi soal pasar realestat yang sangat aktif di sisa tahun 2020 ini.

Hampir 63% investor memiliki keyakinan bahwa bisnis realestat tetap akan sama dengan kondisi tahun lalu dan hampir 50% diantaranya justru berpandangan lebih positif.

Apa tantangan dan peluang baru pasca pandemi?
Salah satu tantangan baru yang utama adalah digitalisasi dan adopsi teknologi baru dalam kegiatan bisnis. Hal ini bahkan akan membuat pasar realestat semakin kompetitif. Jadi tantangan yang paling utama adalah transformasi sektor industri realestat itu sendiri.

Perubahan tidak hanya terjadi pada bisnis model tapi juga pada perilaku konsumen. Misalnya di beberapa tempat sektor pariwisata turun drastis, tetapi sektor realestat nyatanya tetap melangkah maju, menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di beberapa kasus.

Lanskap yang berbeda akan membawa peluang peluang baru dan perubahan seperti yang kita cermati pada subsektor ritel, hotel dan logistik.

FIABCI memainkan peran penting apa dalam realitas baru ini? 
FIABCI telah menjadi asosiasi yang penting dengan fakta bahwa kami sudah bekerja di proses transformasi dan peningkatan konektivitas antar para chapter dan anggota.

Konektivitas dan cara baru dalam berinteraksi telah menjadikan FIABCI lebih nyata untuk mencapai tujuan global yang lebih luas. Realitas baru telah memberi kami keuntungan lain, karena dengan teknologi baru kami menemukan esensi dalam komunikasi.

Biasanya kami selalu bertemu langsung di acara kongres dan konferensi rutin tahunan, namun saat ini webinar dan kongres virtual sangat cukup membawa FIABCI pada suatu revolusi baru.

Apa tugas Anda di FIABCI?
Sejak tahun 2011 saya mendapat mandat sebagai Presiden FIABCI Spanyol. Dalam kurun waktu itu saya benar-benar menikmati mengubah FIABCI Spanyol menjadi salah satu chapter yang bernilai dan dengan bangga saya harus katakan bahwa kami adalah salah satu diantara 5 atau 6 chapter yang terbanyak anggotanya.

Dari 2016-2020 saya mengemban amanah sebaagai Presiden Regional Eropa, posisi ini memberi saya kesempatan untuk mengenal tidak hanya pasar realestat Eropa tapi juga pasar di belahan dunia yang lain, sekaligus memberi kontribusi kepakaran saya di sektor realestat.

Saya harus katakan bahwa saya telah berkesempatan untuk mengunjungi lebih dari 50 negara dengan menempuh ribuan kilometer perjalanan.

Bagaimana dengan kondisi pasar properti di Spanyol sendiri?
Pasar properti Spanyol sangat menarik bagi investor Asia, terutama kota-kota seperti Madrid dan Barcelona yang terhubung dengan bagian dunia lain dengan mudah. Saat ini investor asal China memimpin dengan mencatatkan 9% dari total investasi properti asing di Spanyol.

Salah satu kota yang terbaik untuk investasi properti di Spanyol adalah Barcelona. Kota ini memiliki infrastruktur yang unggul, pelabuhan cruise-nya merupakan pelabuhan penumpang paling sibuk ke-4 di dunia. Demikian juga bandara di sini memiliki hampir 50 juta penumpang per tahun, dengan penerbangan antar benua ke dan dari 47 negara.

Barcelona adalah kota dimana anda dapat menikmati pelesiran, budaya dan gastronomi di antara banyak hal yang menarik. Selain daya tarik sepak bolanya. Sebelum pandemi ada 20 juta turis mengunjungi Barcelona setiap tahunnya.

Jadi saya bisa pastikan bahwa Barcelona adalah pilihan yang baik sebagai peluang investasi termasuk bagi investor Asia, seiring dengan pertumbuhan pasar dan keamanan investasinya.

Apa kemudahan berinvestasi properti di Spanyol?
Barcelona adalah adalah kota yang paling banyak dimintai pemohon Spanish Golden Visa yakni hampir mendekati angka 50% dari total permohonan di Spanyol. Golden visa selain membolehkan Anda tinggal dan bekerja di Spanyol, juga mengizinkan Anda untuk bepergian ke seluruh negara Schengen, termasuk di dalamnya 26 negara. Transaksi oleh orang asing mencapai 14% di Barcelona, terutama di daerah favorit L”Eixample. 

Spanish Golden Visa, bisa dijelaskan lebih detil dan keuntungannya bagi investor mancanegara?
Spanish Golden Visa adalah izin menetap yang diberikan oleh warganegara yang bukan Eropa untuk tinggal dan bekerja di Spanyol, dan tidak ada pembatasan soal minimum tinggal per tahunnya di Spanyol. Persyaratan dasarnya adalah para pihak yang berminat harus berinvestasi di Spanyol dan minimum nilai investasi di Spanyol adalah 500.000 Euro. Cara lain adalah Anda juga bisa menanamkan modal di perusahaan Spanyol atau di produk finansial di Bank Spanyol, dimana dalam skema ini investasinya minimum 1 juta Euro.

Terakhir, apa komentar Anda tentang ekonomi Indonesia dan potensi industri propertinya?
Di Spanyol, kami sangat terkesima dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup baik, tentunya sebelum pandemi datang. Berbagai program perencanaan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Indonesia membuat banyak investor tertarik.

Salah satu yang saya cukup familiar adalah 10 Bali Baru, yang mana Global Ambassador REI (Realestat Indonesia) yang juga kolega dekat saya Rusmin Lawin datang ke Barcelona pada dua tahun yang lalu untuk mempromosikan program unggulan tersebut kepada anggota kami.

Saya kira, Indonesia adalah pilihan yang baik untuk investor Spanyol karena pertumbuhan yang cepat dan perkembangannya dalam industri jasa dan manufaktur. (Rinaldi)
 
Sumber: