Selamat datang pengunjung |
Realestat Indonesia
Berita&Liputan

Laporan Utama

Pengembang Bukan Spekulan Tanah

JAKARTA - Banyak pihak yang belum paham, menganggap pengembang properti itu tidak ada bedanya dengan para spekulan tanah. Memborong tanah di mana-mana, untuk kemudian menjual kembali dengan harga berlipat-lipat.
Bergabung Dengan Facebook Kami

 

  • INFO
  • Ramadhan Rumah Impian 2015

  • INFO
  • Lomba Karya Jurnalistik Properti Indonesia 2015
  • PROGRAM SEJUTA RUMAH: Per 2 September, Realisasi 486.467 Unit
    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melansir data pencapaian pembangunan hunian dalam Program Sejuta Rumah pada Rabu (2/9/2015) sudah mencapai 486.467 unit.
  • Sejuta Rumah Jauh dari Target, REI Berdalih Situasi Abnormal
    Salah satu pihak terkait yang dilibatkan pemerintah dalam realisasi Program Nasional Sejuta Rumah adalah organisasi pengembang Realestat Indonesia (REI). Dalam program tersebut, REI menargetkan pembangunan 240.000 unit rumah.
  • REI Minta Bank Terapkan Konsep Hunian Berimbang
    Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 mengenai perumahan dan kawasann permukiman, kalangan pengembang diwajibkan membangun proyek propertinya dengan komposisi 1-2-3. Aturan yang disebut sebagai pola hunian berimbang ini artinya setiap membangun satu unit rumah mewah harus diiringi dengan pembangunan dua unit rumah menengah dan tiga unit hunian sederhana.
  • WNA boleh miliki properti, asal punya izin tinggal
    Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan mengatakan bahwa WNA harus mengurus izin tinggal sebelum diperbolehkan memiliki properti di Indonesia.
  • Pemerintah Harus Tetapkan Angka Pas Properti Asing
    Real Estate Indonesia (REI) meminta pemerintah menetapkan angka yang pas terhadap nilai jual properti kepemilikan asing.
  • REI Berharap Pemerintah Perpanjang Penerapan Fixed Rate
    Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah (Jateng) berharap pemerintah memperpanjang penerapan fixed rate atau suku bunga tetap pada sistem pembayaran kredit rumah oleh konsumen.
  • Tahun Depan Jokowi Target Bangun 1 Juta Rumah Lagi
    Tahun ini Presiden Jokowi menacangkan program pembangunan 1 juta unit rumah yang diperuntukkan bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
  • Proyek Sejuta Rumah Butuh Dana Rp64,5 Triliun
    Untuk merealisasikan Program Pengembangan Sejuta Rumah khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp64,5 triliun.
  • REI Dorong Pengembang Lihat Segmen Menengah Bawah
    Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Eddy Hussy berpendangan senada. Dampak pelemahan ekonomi dan rupiah lebih terasa di segmen menengah atas. Karena itu, kata dia, pihaknya terus mendorong agar pengembang melihat segmen menengah bawah sebagai bisnis barunya.
  • Harapan REI, Bank Indonesia Turunkan BI Rate
    Real Estate Indonesia (REI) selaku organisasi pengembang di Indonesia, bersama BTN, Mowilex dan SMF kembali menggelar program rumah gratis bagi masyarakat tidak mampu
  • Luncurkan Ramadan Rumah Impian, REI Gandeng BTN, Mowilex dan SMF
    Real Estate Indonesia (REI) selaku organisasi pengembang di Indonesia, bersama BTN, Mowilex dan SMF kembali menggelar program rumah gratis bagi masyarakat tidak mampu
  • Selama Ramadhan, REI Bagi-bagi Rumah Gratis
  • Sinergi REI-Pemerintah
    Realisasikan Perumahan untuk Kesejahteraan Rakyat
  • Prioritas Pembangunan Perumahan di Kabinet Kerja Jokowi-JK
    JAKARTA - Urusan perumahan sangat penting untuk dijadikan prioritas kerja bagi kabinet di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Tumpang tindihnya regulasi, lemahnya koordinasi antar instansi adalah sekelumit pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.
  • Pengembang Bukan Spekulan Tanah
    JAKARTA - Banyak pihak yang belum paham, menganggap pengembang properti itu tidak ada bedanya dengan para spekulan tanah. Memborong tanah di mana-mana, untuk kemudian menjual kembali dengan harga berlipat-lipat.
  • REI dan cita-cita pembangunan nasional
    JAKARTA - “Realestat Indonesia (REI) bercita-cita untuk dapat turut memajukan usaha para anggotanya, serta memberikan sumbangan nyata kepada pemerintah di bidang pembangunan,” demikian ucapan Ir. Ciputra selaku pendiri REI dalam sambutannya di hadapan peserta Musyawarah Nasional REI yang pertama 42 tahun yang silam.
  • Perumahan MBR, Tanggung Jawab Siapa?
    Kebijakan tentang lingkungan hunian berimbang terus mendapat sorotan dari banyak kalangan. Agar pengertian mengenai aturan hunian berimbang memiliki proporsi pengertian yang sama, mari kita simak petikan wawancara singkat dengan Muhammad Joni, Ketua Masyarakat Konstitusi Indonesia (MKI).
  • Makassar Pimpin Pasar Properti Kawasan Timur Indonesia
    Makassar telah menjelma menjadi salah satu magnet ekonomi di Kawasan Indonesia Timur dalam beberapa tahun terakhir. Indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi kota terbesar di wilayah timur Indonesia tersebut yang mencapai rerata 8,5% per tahun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,9%.
Agenda

Peringatan HUT REI ke 43 menjadi peristiwa penting bagi organisasi untuk sejenak bercermin dengan melakukan evaluasi perjalanan sejarah serta senantiasa menjalin persatuan untuk membangkitkan semangat juang sebagai bekal menghadapi peluang dan tantangan guna menapak Indonesia Baru yang lebih baik dan bermakna.
Majalah Realestat Indonesia

"Majalah REI" dengan performa terkini, yang tampil lebih berisi dan menarik. Media ini akan terbit pada Oktober 2014 dan mengulas berbagai masalah di industri realestat di Indonesia. Majalah REI dikemas dengan tampilan desain dan ilustrasi yang lebih menarik, elegan, enak dilihat dan dibaca serta mudah dicerna. Semua rubrik dan topik, tersaji tajam dan komprehensif. Majalah REI akan memperkaya wawasan anda tentang industri realestat di Indonesia maupun mancanegara